Tingkatkan Portofolio di UMKM, Modal Ventura Dapat Relaksasi Gearing Ratio

Jakarta– Perusahaan modal ventura akan mendapatkan relaksasi batas maksimal pemenuhangearing ratiomenjadi 15 kali dari sebelumnya yang 10 kali. Hal itu, hanya berlaku bagi modal ventura yang menjalankan kegiatan usaha dengan perusahaan pasangan usaha (PPU) yang termasuk kategori usaha miko, kecil, dan menengah (UMKM) minimal 40 persen dari total portofolio.

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui peraturan Nomor 35/POJK.05/2015 menetapkan, perusahaan modal ventura konvensional maupun syariah (PMV/PMVS) wajib memiliki kegiatan usaha dengan PPU yang berkategori UMKM dan koperasi minimal 5 persen.

 

Adapun, PMV atau PMVS yang sudah memiliki portofolio kegiatan usaha UMKM sebesar 40 persen dikecualikan dari penerapan batasgearing ratioyang kisaran 0-10 kali. “Sebaliknya, perusahaanventure capitaltersebut diberikan ketentuan penerapangearing ratio0-15 kali,” demikian hal tersebut termuat di dalam POJK Nomor 35 Tentang Penyelenggaraan Perusahaan Modal Ventura yang dikutiInvestor Daily, Rabu (10/2).

 

Dalam POJK Nomor 35, OJK juga menentukan kegiatan usaha perusahaan modal ventura terdiri dari penyertaan saham dan penyertaan melalui pembelian obligasi konversi. Di samping itu, perusahaan modal ventura juga dapat membiayai melalui pembelian surat utang yang diterbitkan PPU dalam tahap rintisan awal (start up) atau pengembangan usaha.

 

Kemudian, kegiatan usaha lain yang diizinkan OJK kepada modal ventura adalah melakukan pembiayaan usaha produktif. “Adapun, pengarahan pembiayaan produktif memang cocok, karena modal ventura bukan untuk membiayai konsumtif,” ujar Ketua Umum (Terpilih) Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI) Andi Buchari ketika ditemui di Jakarta.

 

Sumber : beritasatu.com

Copyright @ 2016 PT. BAV, All Rights Reserved